Di era moderinasis seperti ini, komputer bukanlah sesuatu yang baru. Bahkan hampir setiap orang memiliki komputer di rumahnya masing-masing, baik dalam bentuk PC ataupun laptop. Beragam jenis komputer sudah tersebar luas di seluruh dunia, namun semua itu tidak lepas dari sejarah yang dimilikinya.
Dalam sejarah sendiri tercatat ada 5 generasi komputer :
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 April 2014
Rabu, 07 Maret 2012
Hardware Komputer
Sebagai pengguna komputer sudah selayaknya kita dapat mengetahui bentuk dan fisik dari perangkat komputer yang kita gunakan. Bentuk-bentuk yang terlihat secara fisik pada umumnya terdiri dari empat komponen, yaitu CPU (Central Prossecing Unit), monitor, keyboard dan mouse. Namun ternyata masih banyak lagi hardware-hardware yang perlu kita ketahui untuk mengenal komputer lebih lanjut lagi.
- Prosesor
- Motherboard
Selasa, 10 Januari 2012
Cinemator dalam Android
Android adalah sebuah operasi system dalam alat komunikasi berupa ponsel ataupun tablet. Di dalam android banyak sekali aplikasi-aplikasi yang memudahkan kita untuk melakukan pencarian data dan juga berbagai jenis lainnya. Ini contoh fitur yang tersedia di Android adalah:
Selain fitur-fitur itu ada juga aplikasi-aplikasi yang sangat menunjang kemajuan android. karena android adalah sebuah operating sistem yang open source dan memberikan source codenya ke seluruh dunia untuk dikembangkan. Indonesia adalah salah satu negara yang mengembangkannya.
Indonesia juga mempunyai aplikasi-aplikasi yang dibuat sendiri oleh anak bangsa. contohnya adalah Cinemator.
Cinemator adalah jadwal tayang bioskop lokal. Untuk para remaja khususnya aplikasi ini sangatlah dibutuhkan karena aplikasi ini mempermudah kita untuk melihat jam tayang sebuah film yang ingin kita tonton.
Dan masih banyak lagi aplikasi-aplikasi lainnya yang membuat Indonesia terus berkarya dalam bidang IT.
Credit : Wikipedia
- Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
- Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
- Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.
- SQLite: untuk penyimpanan data.
- Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3,
- AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
- GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
- Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
Selain fitur-fitur itu ada juga aplikasi-aplikasi yang sangat menunjang kemajuan android. karena android adalah sebuah operating sistem yang open source dan memberikan source codenya ke seluruh dunia untuk dikembangkan. Indonesia adalah salah satu negara yang mengembangkannya.
Indonesia juga mempunyai aplikasi-aplikasi yang dibuat sendiri oleh anak bangsa. contohnya adalah Cinemator.
Cinemator adalah jadwal tayang bioskop lokal. Untuk para remaja khususnya aplikasi ini sangatlah dibutuhkan karena aplikasi ini mempermudah kita untuk melihat jam tayang sebuah film yang ingin kita tonton.
Dan masih banyak lagi aplikasi-aplikasi lainnya yang membuat Indonesia terus berkarya dalam bidang IT.
Credit : Wikipedia
Kamis, 15 Desember 2011
iPad 2 di Indonesia
Dalam dunia IT banyak sekali bermunculan tablet-tablet atau lebih dikenal dengan komputer jinjing. Yah, tablet ini pada tahun 2011 mulai marak di Indonesia. Sebuah tablet yang marak salah satunya adalah keluaran dari sebuah perusahaan komputer ternama Apple, yaitu iPad 2.
iPad 2 adalah sebuah produk komputer tablet buatan Apple Inc. (AI). Merupakan kelanjutan dari produk iPad yang sudah dipasarkan tahun 2010. iPad 2 memiliki bentuk tampilan yang hampir serupa dengan iPod Touch dan iPhone, hanya saja ukurannya lebih besar dibandingkan kedua produk tersebut dan memiliki fungsi-fungsi tambahan seperti yang ada pada sistem operasi Mac OS X.
iPad 2 dipasarkan pertama kali di Amerika Serikat, pada tanggal 11 Maret 2011. Dengan kisaran harga pada penjualan pertama mulai dari 499 Dolar Amerika Serikat (USD) hingga 829 USD.
iPad 2 selanjutnya akan diluncurkan di 25 negara lainnya pada tanggal 25 Maret 2011.
Untuk di Indonesia iPad ini sudah sangat terkenal, bahkan sekarang muncul berupa varian-varian baru yang menyerupainya dan membuat mereka saling bersaing untuk menarik perhatian pasar. Sekarang tergantung siapa saja yang akan membuat pasar tertarik dan menampilkan kelebihan-kelebihan apa saja yang diinginkan.
iPad 2 adalah sebuah produk komputer tablet buatan Apple Inc. (AI). Merupakan kelanjutan dari produk iPad yang sudah dipasarkan tahun 2010. iPad 2 memiliki bentuk tampilan yang hampir serupa dengan iPod Touch dan iPhone, hanya saja ukurannya lebih besar dibandingkan kedua produk tersebut dan memiliki fungsi-fungsi tambahan seperti yang ada pada sistem operasi Mac OS X.
- Terkait : iPhone, iPod touch
- Tipe : Tablet media player/PC
- Sistem Operasi : iOS 4.3
- CPU : dual core A5
- Penyimpanan : Flash memory (16, 32, dan 64 GB)
- Input : Multi-touch touch screen, #Audio
- Layar : 1024 × 768 px
- Kamera : ada
- Konektivitas : Wi-Fi (802.11a/b/g/n), Bluetooth 2.1+EDR, USB 2.0/Dock connector Wi-Fi + 3G GSM dan CDMA
iPad 2 dipasarkan pertama kali di Amerika Serikat, pada tanggal 11 Maret 2011. Dengan kisaran harga pada penjualan pertama mulai dari 499 Dolar Amerika Serikat (USD) hingga 829 USD.
iPad 2 selanjutnya akan diluncurkan di 25 negara lainnya pada tanggal 25 Maret 2011.
Untuk di Indonesia iPad ini sudah sangat terkenal, bahkan sekarang muncul berupa varian-varian baru yang menyerupainya dan membuat mereka saling bersaing untuk menarik perhatian pasar. Sekarang tergantung siapa saja yang akan membuat pasar tertarik dan menampilkan kelebihan-kelebihan apa saja yang diinginkan.
Sabtu, 26 Maret 2011
Ms. Access
Membuat Database di Ms. Access 2007
Saat kita membuka Ms. Access 2007 maka akan muncul kotak dialog seperti di atas, tulis nama file yang akan di pakai untuk judul databasenya.
Lalu kita design Tabel data yang kita inginkan, dengan memilih Design View.
Isi semua Field yang kita butuhkan dalam membuat Tabel dengan data type semua Text, untuk ID kita harus menggunakan Primary Key yang artinya ID itu sebagai tanda pengenal barang yang kita tuliskan.
Saat kita membuka Ms. Access 2007 maka akan muncul kotak dialog seperti di atas, tulis nama file yang akan di pakai untuk judul databasenya.
Lalu kita design Tabel data yang kita inginkan, dengan memilih Design View.
Lalu akan muncul kotak dialog agar kita menyimpan data kita, misal kita beri nama “Barang”
Lalu muncullah layar seperti pada gambar di atas
Save data yang kita buat lalu Klik pada Barang : Table maka akan muncul Kotak dialog yang menyuruh kita mengisi data-data yang kita butuhkan, misalnya kita ingin membuat 15 Record data maka contohnya seperti di bawah ini.
Setelah diisi semua kita lanjut membuat Query dengan cara meilih icon Query Wizard di dalam tab Create, lalu muncullah kotak dialog di bawah ini.
Ikuti perintahnya, Kita pilih Simple Query Wizard, Klik OK lalu lanjutkan dengan memilih Field apa saja yang akan di jadikan report.
Setelah selesai Pilih Next dan Finish untuk menyetujui nama judul Querynya adalah Barang Query. Seperti gambar di bawah ini.
Setelah membuat Query, lanjutkan membuat Form. Cara membuat form itu mudah kita tinggal membuka Tab Create dan memilih icon Form dan otomatis layar Ms. Access akan beruh seperti ini.
Di dalam Form kita bisa mengedit data apapun yang kita ingin ubah, jika ada data yang ingin dirubah pilih View lalu Form View
Maka Kursor utuk mengetik kita akan aktif, misal disini kita ubah Nama Customer menjadi PT. Gagal sentosa di record ke-empat
Maka saat kita menjalankan atau membuat Report PT. Gagal Sentosa akan tercetak dengan nomer id barang yang sama dan nama barang yang sama juga.
Jika semua sudah ditulis dengan benar dan tersusun rapih maka Report pun siap dicetak seperti gambar di bawah ini.
Alfi R ☺
Kamis, 24 Maret 2011
VLOOKUP dan HLOOKUP
- VLOOKUP
VLOOKUP merupakan fungsi bantuan reference, VLOOKUP berfungsi untuk menghasilkan nilai pada table secara Vertikal.
Bentuk penulisan VLOOKUP :
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,0)
Keterangan :
lookup_value : diisi dengan nilai sebagai dasar pembacaan table data.
table array : range data yang disusun tegak atau vertical yang berfungsi sebagai tabel rujukan yang akan digunakan oleh data yang akan di buat nanti.
col_index_num : nomor urut kolom ke berapa dari tabel yang hendak dijadikan “hasil akhir” dimana pembacaan kolom dimulai dari kolom paling kiri menuju kolom kanan.
0 (nol) : digunakan agar “hasil akhir” menjadi lebih tepat, karena terkadang “hasil akhir” bisa salah. Dengan penggunaan angka 0 (nol), maka apabila nilai pada kolom yang dicari tidak ada maka hasilnya akan menjadi ERROR.
Contoh VLOOKUP :
- HLOOKUP
HLOOKUP merupakan fungsi bantuan reference juga, bedanya untuk menghasilkan nilai pada table secara Horizontal.
Bentuk penulisan HLOOKUP :
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,row_index_num,0)
Keterangan :
lookup_value : diisi dengan nilai sebagai dasar pembacaan table data.
table array : range data yang disusun tegak atau vertical yang berfungsi sebagai tabel rujukan yang akan digunakan oleh data yang akan di buat nanti.
row_index_num : nomor urut baris ke berapa dari tabel yang hendak dijadikan “hasil akhir”.
0 (nol) : digunakan agar “hasil akhir” menjadi lebih tepat, karena terkadang “hasil akhir” bisa salah. Dengan penggunaan angka 0 (nol), maka apabila nilai pada kolom yang dicari tidak ada maka hasilnya akan menjadi ERROR.
CONTOH HLOOKUP :
Minggu, 06 Maret 2011
Mail Merge
Sebelumnya kita pasti sudah mengenal Mail Merge, Mail Merge biasanya digunakan untuk membuat surat kebeberapa recipient, juga terkadang untuk pembuatan sertifikat. Dan penggunaan Mail Merge ini disediakan oleh Ms. Word.
Untuk menggunakan Mail Merge di Ms. Word 2007 tahapnya seperti berikut :
Untuk menggunakan Mail Merge di Ms. Word 2007 tahapnya seperti berikut :
- Buat file-nya ( surat ato sertifikat ). Misal pada surat, yang akan kita buat mail merge-nya adalah Nomor, Kepada, Alamat ( atau bagian lain yang diperlukan )
- Pilih Mailings – Start Mail Merge – Step by Step Mail Merge Wizard
Saatnya step-by-step Mail Merge :
Step 1
Saat muncul jendela Mail Merge di sebelah kanan, default yang terpilihnya adalah Letters.
Klik Next: Starting document
Step 2
Di step 2 ini, default yang muncul adalah Use the current document ( artinya kita hanya akan mengunakan document yang kita buka untuk proses Mail Merge)
Klik Next: Select recipients
Step 3
Asumsikan kita beum memiliki daftar penerima untuk Mail Merge, maka
- Pilih Type a new list,
- Pilih Create
- Akan muncul jendela baru dimana pada kolomnya tertera “Title”, “Last Name”, dll. Karna bukan itu yang kita butuhkan, maka kita pilih Costumize Columns
- Hapus “Title”, “First Name”, dan semua daftar yang ada satu persatu
- Jika daftar telah kosong, sekarang kita tambahkan dengan meng-klik tombol Add
- Ketik Nama
- Klik tombol OK
- Lakukan juga penambahan untuk Kelas dan Alamat sampai hasilnya kaya gini,
- Kalau udah, klik tombol OK
- Pada jendela baru yang muncul (New Address List), silahkan isi data pada baris pertama
- Untuk menambahkan data baru, klik aja tombol New Entry, trus isi lagi deh :)
- Kalo dirasa daftar namanya udah cukup, klik tombol OK
- Saat tampil jendela Mail Merge Recipients, pastikan semua nama telah ter-centang (lupa neh bahasa bakunya :)
- Kalo udah yakin semua nama ter-centang, klik tombol OK
- Klik Next: Write your letters
- Letakkan cursor di bagian yang akan kita tempatkan Nomor surat
- Klik menu More Items
- Pilih Nama
- Klik tombol Insert
- Klik tombol Cancel
- Ulangi langkah 1 sampai 5 untuk mengisi Kelas dan Alamat
- Hasilnya nanti kaya gini
Step 4
Klik menu Next: Preview you letters maka akan jadi seperti ini :
Step 5
Pada tahap ini kita diperlihatkan hasil dari Mail Merge. Karna kita telah membuat 2 recipient, maka kita dapat melihatnya dengan meng-klik tombol panah >> atau <<
Step 6 Kita telah selesai membuat Mail Merge… :) Kalau mau langsung print bisa mengklik menu Print atau jika ingin meng-edit individual bisa mengklik menu Edit individual letters.
Saat kita memilih Edit individual letters, maka masing-masing nama akan tampil di masing-masing halamannya.
Nah,, selesai deh proses mail merge-nya..:)
Alfi R
Program Perulangan pada Delphi
Buatlah form seperti diatas dengan ketentuan :
| Form/Control | Properties | Setting |
| Group Box | Caption | Perulangan Box |
| Name | perulangan_box | |
| Label | Caption | Angka Awal |
| Label | Caption | Banyak Perulangan |
| Edit | Name | input_perulangan |
| Text | Kosongkan | |
| Edit | Name | ulang_ perulangan |
| Text | Kosongkan | |
| Memo | Name | Memo1 |
| Button | Caption | While-Do |
| Name | btn_while | |
| Button | Caption | Repeat-Until |
| Name | btn_repeat | |
| Button | Caption | For-Do |
| Name | btn_for_do | |
| Button | Caption | For_DownTo |
| Name | btn_dwnto |
Pada bagian button While-Do, klik 2x kemudian buat koding seperti dibawah ini:
procedure TForm1.btn_whileClick(Sender: TObject);
var
E, F : Integer;
begin
memo1.clear;
E:= StrToInt (input_perulangan.Text);
F:=1;
while F <> StrToInt(ulang_perulangan.Text) do
begin
Memo1.Lines.Add(‘Perulangan ke-’+IntToStr(F)+’ = ‘+IntToStr(E));
E:= E+1;
F:= F+1;
end;
end;
Di bagian button Repeat-Until, klik 2x kemudian buat koding seperti dibawah ini:
procedure TForm1.btn_repeatClick(Sender: TObject);
var
E, F : Integer;
begin
memo1.clear;
E:= StrToInt (input_perulangan.Text);
F:=1;
repeat
Memo1.Lines.Add(‘Perulangan ke-’+IntToStr(F)+’ = ‘+IntToStr(E));
F:= F+1;
E:= E+1;
until F = StrToInt(ulang_perulangan.Text)
end;
Pada bagian button For-Do, klik 2x kemudian buat koding jadi seperti dibawah ini:
procedure TForm1.btn_for_doClick(Sender: TObject);
var
E, F : Integer;
begin
memo1.clear;
E:= StrToInt (input_perulangan.Text);
for F := 1 to StrToInt(ulang_perulangan.Text) do
begin
Memo1.Lines.Add(‘Perulangan ke-’+IntToStr(F)+’ = ‘+IntToStr(E));
E:= E+1;
end;
end;
Pada bagian button For_DownTo, klik 2x kemudian buat koding seperti dibawah ini:
procedure TForm1.btn_dwntoClick(Sender: TObject);
var
E,F: Integer;
begin
memo1.clear;
E:= StrToInt (input_perulangan.Text);
F:= 1;
for E:= E downto (StrToInt(input_perulangan.Text)-StrToInt(ulang_perulangan.Text)+1) do
begin
Memo1.Lines.Add(‘Perulangan ke-’+IntToStr(F)+’ = ‘+IntToStr(E));
F:=F+1;
end;
end;
Perulangan Pada Delphi
Perulangan
Kadang-kadang kita menjalankan sekumpulan pernyataan berulang-ulang sampai pada suatu kondisi tertentu. Untuk kepentingan tersebut, digunakanlah While…Do, Repeat Until, For…Do. Untuk jelasnya perhatikan beberapa ulasan tentang pernyataan perulangan berikut.
While… Do
Bertugas untuk mengulang satu peryataan atau suatu blok pernyataan atau selama (while) suatu kondisi (syarat) bernilai true, penulisannya adalah sebagai berikut:
While <kondisi> do <pernyataan>;
Procedure alur perulangan diatas adalah sebagai berikut:
Program akan menguji nilai <kondisi>. Jika <kondisi> bernilai false, maka <pernyataan> tidak dilaksanakan dan program menghentikan pengulangan, kemudian menjalankan baris berikutnya. Jika <kondisi> berniai treu, maka pernyataan akan dilaksanakan satu kali. Kembali ke procedure I. Program menghentikan perulangan dan menjalankan baris berikutnya.
Pada dasarnya perulangan akan berhenti setelah <kondisi> bernilai false. Tetapi anda juga dapat mengunakan pernyataan break untuk memaksa program keluar dari pengulangan dan melanjutkan ke baris program yang terletak di bawah perintah pengulangan.
Repeat – Until
Perulangan Repeat – Until hampir sama dengan While – do, perbedaannya hanyalah letak pengecekan kondisi. Jika pada while – do berada pada awal blok pernyataan yang harus diulang, maka pada repeat – until kondisi dicek pada akhir blok pernyataan yang harus diulang.
Perbedaan lainnya adalah pernyataan while – do mengulang pernyataan selama kondisi masih terpenuhi, tetapi pernyataan repeat – until hanya akan mengulang pernyataan selama kondisi belum terpenuhi. Bentuk umumnya:
Repeat
<pernyataan>;
…..
Until <kondisi>;
For – to – do
Merupakan perintah pengulangan yang paling sederhana diantara perintah pengulangan lain yang disediakan Delphi. Perintah for – to – do digunakan untuk melaksanakan perulangan satu pernyataan atau satu blok program beberapa kali yang ditentukan oleh nilai awal dan akhir. Dengan kata lain, jumlah pengulangan yang akan dikerjakan sudah diketahui.
Bentuk Umumnya:
For <pencacah> := <awal> to <akhir> do <peryataan>;
atau
For <pencacah> := <awal> downto <akhir> do <peryataan>;
<Pencacah> adalah variabel bertipe integer dan nilai <pencacah> tidak boleh diubah dalam blok <pernyataan>. Bentuk yang pertama digunakan bila perulangan dilakukan dari nilai awal yang kecil ke yang besar (bertambah), namun bentuk yang kedua digunakan untuk perulangan yang nilai awalnya besar dan akhirnya kecil (berkurang).
Contoh program dengan For – to – do:
Var
I, J, A, B := Integer;
Begin
for I:= 0 to 10 do
A:=A+5;
end for;
J:=10;
for J:= 10 to 0 do
B:=B-1;
End;
Sumber :
Alfi R ☺
Langganan:
Postingan (Atom)










